
Nama : ED ZOELVERDI
Lahir : Banda Aceh, 12 Maret 1943
Agama : Islam
Pendidikan : SD, Kotagedang (1955) ; SMP, Bukittinggi (1958)
SMA, Jakarta (1961)
Kursus Manajemen Minaut LPPM, Jakarta (1982)
Karir : -Staf Sekretaris PN Djakarta Lloyd (1962-1964)
-Ilustrator/Karikaturis mingguan Abad Muslimin (1965-1966)
-Redaktur Harian KAMI (1967-1971)
-Redaktur Majalah Berita Mingguan TEMPO (1971-sekarang)
Karya : Mat Kodak Melihat untuk Sejuta Mata, Grafitipers, 1985
Alamat Rumah : Jalan Mirah Delima IV/14, Sumur Batu, Jakarta 10640 Telp: 414025
Alamat Kantor : Jalan H.R. Rasuna Said Kapling C-17, Kuningan, Jakarta Selatan Telp: 5781022
|
|
ED ZOELVERDI
Pada awal kariernya di dunia kewartawanan, Ed tidak langsung menjadi fotografer. Di harian KAMI, pada pertengahan 1960-an itu, ia semula bekerja sebagai pelaksana tata letak. Lelaki jangkung (tinggi 182 cm, berat 70 kg) ini pernah menekuni pelajaran melukis yang diberikan oleh Nashar dan Oesman Effendi, 1959 di Balai Budaya, Jakarta.
"Waktu jadi tukang lay out itu, ane kritik foto orang," tutur Ed, lelaki berdarah Minangkabau yang banyak mengumbar logat Betawi ini. Ia lalu penasaran ingin mencoba memotret. "Eh, ternyata motret itu susah." Dengan tustel pinjaman dari Rais Abin, perwira tinggi AD yang pernah memimpin pasukan perdamaian di Gurun Sinai, ia mencoba memotret acara pembukaan Taman Ismail Marzuki, 1968. Pada 1969-1970, ia dikontrak TIM sebagai pemotret, sementara pekerjaannya di KAMI tetap berlanjut. Mendapatkan modal Rp 45 ribu, Ed lantas membeli kamera bekas milik D.A. Poransi. "Dengan tololnya gue beli tele, tanpa lensa normalnya," tutur Ed.
Sebagai fotografer, Ed tidak pernah belajar secara formal. "Toh, teori lahir dari pengalaman," katanya. Kebetulan, ketika di KAMI itu, ia memotret, mencuci, dan mencetak sendiri. Bahkan sering mengeluarkan uang dari kocek pribadi. "Maklum, koran perjuangan," katanya. Uang ia dapatkan, antara lain, dari menyuplai foto ke beberapa penerbitan di Jakarta, misalnya harian Merdeka, Pedoman, Angkatan Bersenjata, Indonesia Raya, majalah Selecta, dan Vista.
Pada perkembangannya kemudian, Ed menjadi kepala bagian foto majalah berita mingguan TEMPO, dan pernah mengasuh beberapa rubrik di majalah itu. Sering diundang menjadi juri foto pada tingkat nasional dan internasional, Ed juga memberi ceramah fotografi di banyak tempat. Terakhir, 1985, ia menjadi juri pemilihan foto terbaik majalah Asiaweek, Hong Kong. Tahun itu pula PT Grafitipers menerbitkan buku Ed Zoelverdi, Mat Kodak, Melihat untuk Sejuta Mata.
Anak bungsu dari sepuluh bersaudara ini menikah dengan Farida Bahar, Juli 1973.
|