A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

H. MUHAMMAD SULCHAN




Nama :
H. MUHAMMAD SULCHAN

Lahir :
Angin-Angin Wedung, Demak, Jawa Tengah, 5 Januari 1910

Agama :
Islam

Pendidikan :
- Sekolah Dasar


Karir :
- Buruh batik
- Berjualan tikar di Demak
- Kacung di pabrik beras milik Jepang di Demak (1925-1930)
- Mandor di pabrik beras milik Jepang
- Pedagang kacang tanah
- Manajer pabrik beras di Demak
- Presiden Direktur NV HMS & Co. (1962 -- sekarang)
- Pemilik NV Kapok
- Pemilik Sky Garden Hotel di Semarang
- Presiden Direktur PT Central Jawa Marine Product (Cejamp) (1969 -- sekarang)


Kegiatan Lain :
- Ketua Cabang Masyumi di Pecangan, Jawa Tengah, pada zaman Jepang. Mendirikan kantor Serikat Dagang Islam di Solo
- Pendiri Universitas Islam Sultan Agung dan Rumah Sakit Sultan Agung di Semarang


Karya :
- Kejutan Seorang Kacung, Autobiografi, Gunung Agung, 1979

Alamat Rumah :
Jalan Achmad Yani 154, Semarang Telp: 24608

Alamat Kantor :
Jalan Kaligawe, Semarang Telp: 25312, 26801

 

H. MUHAMMAD SULCHAN


Waktu kecil, ia memasang lima cita-cita. Naik haji, jadi pengusaha, punya keturunan yang cerdas, jadi sosiawan, dan jadi pejuang. "Saya merasa semua cita-cita itu dikabulkan Allah," tuturnya.

Kasan, demikian nama kecilnya, masih berusia delapan tahun ketika ditinggal wafat ayahnya, Manggung, nelayan miskin di Desa Angin-Angin, Demak, Jawa Tengah. Ibunya, Kasiminah, menjadi buruh batik, berdagang tikar dan perabotan dapur, belakangan berjualan pecal. Kasan, setamat sekolah Ongko Loro, kemudian berjaja air tawar, berjualan kacang, atau mengambil upah merajang daun kacang untuk makanan kuda.

Ketika di Wedang seorang Jepang, Takeji Domon, mendirikan penggilingan beras, Kasan bekerja di sana sebagai kacung -- pesuruh lepas. "Bakti dan kejujuran membuat kedudukan saya cepat meningkat," ceritanya. Pada usia 20 tahun, ia diangkat sebagai sopir.Cermat dan rajin bekerja, Kasan lantas dinikahkan Haji Jufri, penyalur kacang tanah untuk ekspor, dengan anak bungsunya, Sitti Subai'ah, dan diserahi toko serta bisnis sang mertua. Pada 1932, Kasan dan nyonya naik haji, dan pulangnya menyandang nama baru Haji Muhammad Sulchan dan Hajah Sitti Zulaecha.

Pada zaman Jepang, ia terjun ke dunia politik dan memimpin cabang Masyumi di Pecangan. Sempat keluar masuk penjara, ia akhirnya kembali menekuni dunia dagang. Di Solo, ia membuka kantor Sarekat Dagang Islam, berdagang kelapa, dan mengusahakan jasa angkutan. Penggilingan padi Takeji Domon -- yang ternyata seorang militer berpangkat mayor, dan usai Perang pulang ke Jepang -- dibelinya setelah ia mendapat kredit dari Bank Perindustrian.

Kini, ayah tujuh anak, yang semuanya sudah lulus perguruan tinggi, ini pemilik dan Presiden Direktur PT Central Jawa Marine Product, usaha patungan dengan Sumitomo, Jepang. Ia juga pendiri Universitas Islam Sultan Agung (Unisula), yang dilengkapi rumah sakit, di Semarang.

Pada 1979, ia merayakan pesta kawin emasnya. Hadiahnya, Kejutan Seorang Kacung, autobiografinya yang diterbitkan PT Gunung Agung, Jakarta. Sebagai keluarga teladan, ia beroleh Piala Utama dari Menteri Agama RI, 1981. Sebelumnya, Muhammad Sulchan mendapat Bintang Satya Lencana dari pemerintah RI.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


H. ABUBAKAR ALDJUFRIE | H. ALI BUDIARDJO | H. AMRAN ZAMZAMI | H. BURHANUDDIN MOHAMMAD DIAH | H. GINANDJAR KARTASASMITA | H. IRAWAN SARPINGI | H. LUKMAN UMAR | H. MAHBUB DJUNAIDI | H. MASAGUNG | H. MOCHAMMAD SYAH MANAF | H. MOHAMAD RASJIDI | H. MUHAMMAD SAID | H. MUHAMMAD SULCHAN | H. RIDWAN SAIDI | H. ROESLAN ABDULGANI | H. ROESMIN NOERJADIN | H. ROSIHAN ANWAR GELAR SUTAN MALINTANG | H. SAINAN SAGIMAN | H. SOELARTO REKSOPRODJO | H. SOEWANDI | H. SOMALA WIRIA | H. TEUKU HADI THAYEB | H. WINARNO SURAKHMAD | H. WIRATMAN WANGSADINATA | HADI SUKADI ALIKODRA | HAJI ANDI TABUSALLA | HAJI RADEN MUHAMMAD YOGIE SUARDI MEMET | HAMID ALGADRI | HAMZAH HAZ | HANDOKO TJOKROSAPUTRO | HANS BAGUE JASSIN | HANS WESTENBERG | HARDIJONO | HARDJANTHO SUMODISASTRO | HARI SUHARTO | HARIADI PAMINTO SOEPANGKAT | HARJONO NIMPOENO | HARJONO TJITROSOEBONO | HARLAN BEKTI | HARMOKO | HAROEN AL RASJID | HARRY DARSONO | HARRY TJAN SILALAHI | HARSJA WARDHANA BACHTIAR | HARSUDIYONO HARTAS | HARTARTO SASTROSOENARTO | HARTINI SOEKARNO | HARTONO REKSO DHARSONO | HARUN NASUTION | HARYATI SOEBADIO | HARYONO SUYONO | HASAN BASRI | HASAN POERBOHADIWIDJOJO | HASAN Slamet | HASJRUL HARAHAP | HASTOMO ARBI | HASUDUNGAN SIMANDJUNTAK | HEMBING WIJAYAKUSUMA | HENDRA ESMARA | HENDRA HADIPRANA | HENDRA KARTANEGARA (TAN JOE HOK) | HENDRA RAHARDJA | HENDRICK GOZALI ALIAS GOUW HIAP KIAUW | HENDRIKUS GERARDUS RORIMPANDEY | HENRIETTE MARIANNE KATOPPO | HERAWATI DIAH | HERMAN JOHANNES | HERMAN SARENS SUDIRO | HETTY KOES ENDANG | HIDAYAT MUKMIN | HILDAWATI SIDDHARTHA (HILDAWATI SOEMANTRI) | HILMAN Adil | HISKAK SECAKUSUMA | H.J. HANDOYO LUKMAN (LOOGMAN) | H.M. BAHARTHAH | H.M. JUSUF HASJIM | H.M.A. SAHAL MAHFUDH | HOEGENG IMAN SANTOSA | HUSAIN DJOJONEGORO | HUZAI JUNUS DJOK MENTAYA | Hotma Sitompoel | HR Agung Laksono | Hidayat Nur Wahid | Hamid Awaluddin | Hatta Radjasa


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq